LOIS: "KAMI KALAH LAWAN GUBERNUR"
JAKARTA, (24/1).
Setahun perjuangan warga Pondok Indah melawan Gubernur DKI Jakarta, bukan halangan untuk berhenti. Ketua RW 5 Pondok Indah Lois justru mencari solusi menghadapi pencemaran udara kelak dengan menanam Seribu Pohon. Penanaman ini wujud pencarian alternatif warga dalam mengurangi pencemaran udara di kawasan tersebut.
Lois mengatakan, warga telah berperan besar untuk menentang karidor 8 diwujudkan di kawasan Pondok Indah, namun berbagai pihak mementahkan tuntutan warga Pondok Indah, termasuk pihak kepolisian, pengadilan dan KPK sekali pun.
"Sampai jalan dan haltenya berdiri pun, warga Pondok Indah belum rela kawasannya dijadikan sebagai lintasan Bus Way," katanya. "Tapi kami selalu kalah melawan gubernur."
Perumahan Pondok Indah di kawasan Jakarta Selatan yang berdiri sejak tahun 1975, terdiri dari 5 RW dengan penduduk 12 Juta jiwa ini, merupakan bagian dari 17 RW yang ada di kelurahan Pondok Pinang-Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Setahun silam selagi Gubernur Sutiyoso menjabat, warga Pondok Indah ramai-ramai menolak rencana pembangunan karidor bus way Lebak Bulus-Harmoni yang melewati jalan Metro Pondok Indah. Karena menurut mereka, Bus Way mengorbankan banyak tanaman penghijau yang sudah cukup tua.
"Tapi, kendati ditolak protes kami, warga jadi bersatu, sehingga mempererat hubungan warga, tidak terkecuali kaum perempuannya. Dan rupanya kebersamaan ini menjadi titik awal dari rencana-rencana untuk memperdayakan potensi perempuan Pondok Indah," ujar Lois.
Kebersamaan mereka sudah banyak dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang kerap dilakukan para tokoh-tokoh perrumahan elit di Jakarta Selatan tersebut. (hais)
Lois mengatakan, warga telah berperan besar untuk menentang karidor 8 diwujudkan di kawasan Pondok Indah, namun berbagai pihak mementahkan tuntutan warga Pondok Indah, termasuk pihak kepolisian, pengadilan dan KPK sekali pun.
"Sampai jalan dan haltenya berdiri pun, warga Pondok Indah belum rela kawasannya dijadikan sebagai lintasan Bus Way," katanya. "Tapi kami selalu kalah melawan gubernur."
Perumahan Pondok Indah di kawasan Jakarta Selatan yang berdiri sejak tahun 1975, terdiri dari 5 RW dengan penduduk 12 Juta jiwa ini, merupakan bagian dari 17 RW yang ada di kelurahan Pondok Pinang-Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Setahun silam selagi Gubernur Sutiyoso menjabat, warga Pondok Indah ramai-ramai menolak rencana pembangunan karidor bus way Lebak Bulus-Harmoni yang melewati jalan Metro Pondok Indah. Karena menurut mereka, Bus Way mengorbankan banyak tanaman penghijau yang sudah cukup tua.
"Tapi, kendati ditolak protes kami, warga jadi bersatu, sehingga mempererat hubungan warga, tidak terkecuali kaum perempuannya. Dan rupanya kebersamaan ini menjadi titik awal dari rencana-rencana untuk memperdayakan potensi perempuan Pondok Indah," ujar Lois.
Kebersamaan mereka sudah banyak dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang kerap dilakukan para tokoh-tokoh perrumahan elit di Jakarta Selatan tersebut. (hais)




























