KABAR DARI VILA MUTIARA

Ø Persiapan 17 Agustusan di VMB

BOGOR (11-17 AGST 08), Kemerdekaan RI tahun ini masih seperti tahun-tahun sebelumnya diwarnai dengan aneka lomba. Di Vila Mutiara Bogor RW XI dan XII serta VMB 2 Cilebut melakukan hal yang sama.

Vila Mutiara Bogor RW XI bahkan melakukan pertandingan voli antar Rt. Pertandingan itu bertempat di Blok A Vila Mu tiara Bogor Rt 03/XI.

Pertandingannya seru, warga Blok A sebagai tuan rumah kalah, namun menurut Ade,
selaku korlab pertandingan, tidaklah kecewa, karena menang kalah bukan utama, yang utama kebersamaan antar warga.

Warga Vila Mutiara Bogor Rw XII juga demikian, telah melakukan persiapan perayaan kemerdekaan dengan gegap gempita, aneka lomba sudah digelar, tinggal siap bertanding dengan semangat juang. (yd)

(Artikel ini di dukung: DANA PENSIUN PRDENSIAL. Dapat Asuransi Pendidikannya dan Asuransi Jiwa. Hanya 10x menabung per 10 tahun. Stop! Tinggal petik hasilnya. Hub. 02193203409)

Ø Hasil Pemilihan Rt 03 Final

BOGOR (11-17 Agst-08), Pemilihan Rt 03/XI Blok A Vila Mutiara Bogor berjalan mulus. Hasil Perhitungan suara menurut Ketua Formatur Rohmat, hasil tersebut sah, tidak dapat diganggu gugat

“Semua keputusan hasil perolehan suara Kasiyan sudah sah,” katanya. “Seluruh hasil perhitungan suara mutlak, karena di awasi banyak pihak dan bersifat independen.”

Calon Rt 03 Blok A VMB, sebelumnya terdiri dari lima kandidat. Antara Kasiyan, yang sebelumnya ketua Rt selama tiga tahun. Dudung sebelumnya sebagai seketaris Rt, Gani, warga. Dedi, Cek Fisik lingkungan, Wahyu, warga. Lima Kandidat menerima kalah menang.

Pemilihan Rt tersebut di hadiri RW XI, para Rt tetangga, dan lurah Mekar Wangi Mur tevetado. Menurut lurah Mekar wangi, kegiatan warga Blok A VMB ini dinilai luar biasa, demokrisasinya perlu di contoh. (hs)

(Berita ini di dukung: ANTENA 43. Bukan Antene teve biasa. Kwalitas gambar jernih luar biasa. Harga Cuma 100 Ribu Perak. Tenaga, kabel dan paralel nego. Hub. Aap 02193699471).

>Pendataan Sismiop Tanah dan Bangunan tidak jelas

BOGOR (11-17 Agst 2008), Pendataan lapangan pemeliharaan Basis Data Sismiop, melalui kegiatan Objek Pajak. Dan pendataan nomor Poko Wajib Pajak tidak jelas. Petugas dilapangan kurang memberikan informasi yang jelas, sehingga warga menolak.

Sebagia warga VMB keberatan atas pendataan itu, karena tidak ada sosialisasi sebelumnya dari RT/RW setempat. Kendati para petugas data dilapangan mengaku sudah memberikan pemberitahuan pada tingkat kelurahan.

“Saya tidak bisa ngasih data tanah dan rumah kalo tidak jelas,” kata Bu Dias.

Ricky Herika, salah satu petugas data dari kantor pajak Bogor menyebut, data ini untuk input tahunan, sehingga 2009 sudah terdaftar kembali.

Warga tetap belum jelas, karena mekanisme pendataan tanah seperti itu sangat sensitif. Biasanya mekanisme surat pemberitahuan dahulu pada masyarakat (hs)..