BLOGSPOT EKONOMI 13-20-SEPTEMBER 2008

Pemerintah Yakin Ekonomi RI Masih Bisa Tumbuh 6,2-6,3%



Foto: Dok detikcom
http://www.axiooworld.com
Jakarta - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi tahun 2008 masih bisa mencapai level 6,2%-6,3% meskipun situasi perekonomian dunia terguncang dan banyak negara yang masih mengalami risiko perlambatan ekonomi.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani usai acara buka puasa bersama di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (12/9/2008).

"Akan tetapi saya mengakui dengan kondisi saat ini, risiko penurunan ke bawahnya untuk pertumbuhan ekonomi itu lebih banyak," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, guncangan perekonomian dunia saat ini merupakan imbas dari "gempa" pada sektor keuangan di AS. Dan jika hal ini terus berlanjut, maka pertumbuhan 2009 akan menghadapi risiko penurunan ke bawah.

"Implikasi kepada kita adalah bahwa pertumbuhan ekonomi di AS tidak bisa tumbuh terus menerus, tapi akan ada adjustment (penyesuaian) yang dihadapi AS saat ini 2 hal yaitu ekonomi slowdown atau dolar-nya yang melemah," katanya.

Menurut Sri Mulyani seharusnya dolar AS melemah karena koreksi utang dan defisitnya melonjak, tapi ternyata dolar AS saat ini menguat.

"Situasi ini yang terjadi dan bahkan seluruh negara mengalami pelemahan mata uangnya terhadap dolar AS, Euro pun demikian, jadi ini pergerakan yang terjadi," ungkapnya.
(dnl/qom)