Dari Pengasuh


MENYAMBANGI MODEL FIKSI

Jumat malam, saya dan Indra usai liputan menyambangi Faizah Zuhdi, atau biasa di sapa Ais.
mantan penyiar radio Suara Mitra Surabaya, yang kini bekerja sebagai jurnalis trans 7. Ais menyambut kami dengan ramah. Bak kawan lama puluhan tahun tak jua. Ais menyalami dan perkenalkan kami dengan kawan-kawannya. Hmm... tak lupa, ada Adi, cowoknya yang juga menemani dua kawannya yang datang dari Bandung.

Malam yang kebetulan cerah di kompleks Trans TV itu, kami ngambil posisi duduk di taman kurma. Kenapa disebut taman kurma? karena di sana ada beberapa pohon korma imitasi.

Ais larut bersama kami, menanyakan kabar dan saling nostalgia. Bak artis. Ais minta tolong Indra untuk foto gue dan dia.
E hh... gue kaku cing. Soalnya kagak enak sama Adi, cowoknya Ais. Apa kata Ais? "Mas Adi tidak marah. Setiap orang juga kan punya masa lalu yang harus dihormati."

Gue sebenarnya mau buru-buru pulang, tapi Ais kayaknya berat banget. Itu terlintas dari wajahnya yang tetap mengeluarkan aura eforia. Bahkan ia mengajak kami nonton syuting di salahsatu studio di trans 7 itu. Gue sih kagak tertarik tapi Indra norak banget.

Ngapain sih nemuin Ais.
Gue ingin deket sama dia. Karena Ais mau gue jadiin model novel gue yang rencananya di terbitkan di warta-mutiara ini.

Ais gue pilih, karena punya karakteristik tokoh cerita yang mau gue bikin. Judulnya (sementara) 'Perkawinan Pilihan'. Novel yang mengisahkan gadis cina benteng muslim yang miskin namun punya semangat tinggi. Ia yang mengubah kultur lingkungannya untuk bangkit dari keterpurukan, Fahim adalah cowoknya yang sempurna. Namun perjalanan waktu ia menemukan kembali cowok yang sama sempurnanya. Deni namanya. Deni punya kekurangan. Deni manusia berjantung cangkok. Lalu keputusan mana yang di ambil Ais untuk dua cowok yang akan dipilih menjadi suami.

Backround cerita diambil kerusuhan Mai 1998. Masa-masa rawannya problema rasial. Saat Etnis keturunan menjadi corotan kecemburuan pribumi. Hingga terjadi adanya isu rasial, seperti penganiayaan dan pemerkosaan.
Selamat Membaca.

Surat Tanggapan Cerbung KCM

Sebelum tampil sempurna.
Kami meluncurkan cerita awal 'Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama". Foto Ais gue munculkan di edisi sebelumnya. Reaksinya luar biasa! Mereka ada yang kirim e-mail, sms dan telpon.

Joko-Bangka via sms

Nitip salam buat Trisnawati (ais). Katakan padanya. Aku masih Joko yang dulu. Dia yg di foto itu? Ah, andai saja dia datang lbh awal dlm hidupku.. Wajah dia mengingatkan jd seseorang yg tak bs kumiliki. Karena itu dia hrs jd penggantinya, yg bs kumiliki.

Sapuji-Tomang, Jkt e-mail

oke banget.

Ari via telpon

His dia menarik banget. Cakep. Tulisan lu nyasra banget. Ok. Salam sama dia.

Indra-lihat langsung

Dia sangat baik orangnya. Sempurna! Dia respek sama lu. Sangat menghargai lu. Itu terlihat gimana dia minta gue motoin lu sama dia. Apalagi bersedia untuk jadiin model novel lu. ok.

Murad-Depok via SMS

Is, gue sampe mengkhayal.. gila nih.