Melihat Dunia Lain




Sehari Bersama Penjahat Jalanan

Kebayoran Baru, Rasa Cemas

Seharian pekan lalu, aku diberi keistimewaan untuk bisa melihat bagaimana suasana Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Seperti juga pengunjung lain, aku harus mengisi buku tamu, pemeriksaan tas dan sebagainya tidak. Bahkan aku diberi keistimewaan untuk memotret Rutan Polda Metro Jaya itu.Penghuni Rutan Polda Metro Jaya kian padat siang itu, karena seribuan penjahat jalanan di tempatkan pada lapangan Rutan. Semua rambut tahanan pelontos, mukanya a lusuh, tangannya satu sama lain diborgol agar tidak melarikan diri.

Kata Diretur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Irawan. Mereka ini para penjahat jalanan, yang suka gangguin ketenangan masyarakat. Mulai dari copet, penodong, tukang parkir liar, penjambret dan perampok.
Kalau aku melihat mereka. Kasihan! Tapi kalau sudah diluar. Mereka seperti jagoan. Bikin kita tidak nyaman. Bikin kita was-was. Mereka bisa raja tega, dengan korbannya yang mengiba, tetap di rampas. Terkadang tak segan-segan membunuhnya. Mungkin ini bulan bakti Polisi untuk menciptakan rasa tenang di masyarakat.

Nah, kapan pak, penjahat berdasi di kumpulin kayak begini? Dibotakin, diborgol. Pak Polisi, ditunggu karyamu kembali menangkap penjahat jalanan.

-hais
---------------------------------------------------------------------------------